Perayaan Ulang Tahun yang Tertunda

Senin, 10 Desember 2018




Tahun ini Terasa Berbeda

Biasanya, seminggu menjelang hari ulang tahun, aku sudah sibuk membuat status di media sosial berupa counting days alias menghitung hari. Buat orang-orang yang tahu, mereka pasti mengerti bahwa aku tengah menunggu detik-detik pergantian umur tapi bagi sebagian orang, mereka menganggap aku akan menikah.

Terserah.

Tahun ini, entah kenapa aku merasa tidak seantusias tahun-tahun sebelumnya. Rasanya ya biasa aja. Tanggal 8 Desember bukan lagi sesuatu yang kuanggap istimewa. Bahkan, kebiasaanku menulis postingan di hari ulang tahun tidak kulakukan. 


Postingan ini benar-benar terlambat.

Usiaku sekarang resmi 34 tahun. Tinggal satu tahun lagi menuju umur yang biasa disebut 'usia cantik.' Mungkin usia inilah yang membuat saya tak terlalu antusias merayakan bersama keluarga. Aku hanya keluar sebelum hari ulang tahun bersama Wulan, pun itu sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Apa yang kuharapkan dari usia 34 tahun ini?

Mungkin sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Doaku masih sama yaitu kesehatan dan bertemu dengan lelaki yang berani melamarku di depan Papi. Selebihnya, aku ingin menjalani mimpi-mimpi yang masih tertunda. Aku ingin mengembangkan karirku di dunia menulis, mengembalikan mimpi tentang menerbitkan buku.

Terima kasih atas segala doa dari teman, sahabat dan keluarga. Tak perlu risau dan bertanya-tanya, kapan masa lajangku akan berakhir? Cukup doakan saja supaya aku segera menemukan lelaki yang kuimpikan dan tetap tegar menjalani hidup. Itu saja sudah membuatku bahagia.

Tahun ini, hadiahnya adalah sebuah template blog baru untukku sendiri. Anggap saja itu sebagai bentuk pencapaian diri karena sudah rajin menulis. Hahaha.

whohoho, i'm 34 old now and getting older


2 komentar