Selasa, 23 Oktober 2018

I left My Heart In Jogjakarta

stasiun tugu


Dari sekian kota di Indonesia yang pernah saya kunjungi, Jogja memenangkan hati di urutan pertama. Bahkan, kelak saat saya menikah nanti, Jogja adalah tujuan saya untuk berbulan madu. Bukan Bali, seperti kebanyakan pasangan lainnya yang memimpikan honeymoon di Pulau Dewata.

Bukan saya tidak menyukai pemandangan pantai saat bulan madu, hanya saja Bali sudah terlalu mainstream. Saya butuh pemandangan lain dan nuansa yang berbeda dan itu yang saya temukan di Jogjakarta.
Senin, 24 September 2018

Batiqa Hotel Surabaya, Liburan ala Rumahan di Pusat Kota Surabaya

Family-room-batiqa-Hotel-surabaya


Sering liburan bersama orang tua dan keluarga besar, terkadang sedikit merepotkan. Saya harus memeriksa terlebih dahulu apakah hotel yang akan saya inapi ini memiliki fasilitas Family room atau tidak. Kalau memang tidak ada apakah kamarnya cukup luas untuk bisa ditambahkan extra bed. Yah, maklum perginya beramai-ramai dan kadang saya malah sekamar sama ortu. Maklum, masih lajang belum ada pasangannya.

Pernah menginap di hotel tapi kamarnya kecil dan tidak memungkinkan untuk meminta kasur tambahan. Akhirnya rela bersempitan sama ortu dan untunglah cuman semalam. Kalau lebih dari itu, saya menyerah deh.
Minggu, 09 September 2018

Pengalaman Pertama Naik Cable Car Di Genting Highland

genting highland-cablecar


Naik Cable Car yang Mendebarkan di Genting Highland



Gara-gara melihat postingan instagram dari Amrazing yang tengah berswafoto di dalam Cable Car, membuat saya teringat akan pengalaman naik kereta gantung ini beberapa tahun lalu di Genting Highland.

Saya nggak tahu kenapa Amrazing bisa setenang itu wajahnya padahal di bawah sana sangat tinggi sekali. Mungkin, karena itu bukan pengalaman pertamanya? Entahlah buat saya naik Cable Car itu suatu peristiwa yang akan selalu diingat. Halah, saya mah gitu orangnya, apa-apa diingat termasuk janji dari kamu. Ups, Sorry kalau rada curhat colongan.
Minggu, 02 September 2018

Bebek Semangat Kusuma Bangsa: Kuliner Bebek Dengan Cita Rasa Pedas


bebek-semangat-menu-bebek


Bebek Semangat Kusuma Bangsa, Semangat dengan Rasa Pedas




Tiap kali saya melakukan perjalanan mudik ke madura dengan menggunakan Tol Suramadu, saya akan melewati kawasan Kusuma Bangsa. Pandangan mata saya selalu tertuju pada bangunan dua lantai yang bertuliskan ‘Bebek Semangat’ nampak dari jendela mobil. Membuat rasa penasaran saya tergugah kenapa kok dikasih nama Bebek Semangat. Kalau dari kata semangat yang berarti berapi-api, bisa dipastikan menu Bebek Semangat ini memiliki citarasa pedas.

Rasa penasaran saya akhirnya terwujud. Saya dan beberapa teman blogger sudah membuat janji bertemu sejak sebulan yang lalu. Yah, di kala kesibukan kami mengisi konten blog, bertemu dan mengobrol bersama sahabat adalah yang harus selalu kami lakukan. Kami berkumpul di Bebek Semangat Kusuma Bangsa. Ah, teman saya tahu saja keinginan saya.

Minggu, 19 Agustus 2018

Drama ‘Bantal’ yang Bisa Mengganggu Acara Liburan



Masalah Bantal Bisa Jadi Drama Saat Liburan


Bisa dibilang saya termasuk orang yang ribet banget saat liburan terutama masalah bantal. Iyes, bantal yang buat tidur itu. kehadiran bantal itu penting banget buat saya. Salah pakai bantal bisa mempengaruhi mood yang berujung BT seharian atau marah-marah nggak jelas karena tidur terganggu. 

Saya nggak tahu kapan tepatnya urusan bantal menjadi hal yang penting. Rasanya saya dulu baik-baik saja tidur dengan model bantal seperti apa, entah itu keras, empuk atau melompong karena isi kapuknya udah terburai nggak karuan. Entahlah, memori saya tidak cukup kuat untuk mengingat-ingat kapan tepatnya.
Kamis, 26 Juli 2018

Saya Rindu Jatuh Cinta (Lagi)




Saya menulis postingan ini sebenarnya saya tengah menyelesaikan sebuah draft yang belum kelar sejak beberapa hari lalu, Bukan sebuah pekerjaan sih sebenarnya hanya tulisan ringan kalau kata blogger beken sih recehan. Eh, saya malah tiduran nggak jelas di kasur sambil nonton drama korea. Kebiasaan yang amat jelek dan sampai sekarang belum bisa ditanggulangi.

Lagi Mellow terus nonton drama Korea yang ada kisah cintanya malah bikin tambah kacau. Mendadak saya ingin jatuh cinta (lagi). Pengin deh rasanya dada ini berdebar karena merasa rindu atau tersipu-sipu malu saat tidak sengaja berpapasan dengan calon gebetan. Astaga, saya jadi ingin ketawa keras-keras. Saya bukan lagi akan kemarin sore. Sadar, deh. Usia kepala 3 masih suka galau kayak anak remaja yang baru mengalami pubertas. Sinting.

Kamis, 05 Juli 2018

7 Kuliner Khas Lombok yang Wajib Dicicipi Saat Berwisata


Lombok terkenal akan keindahan alamnya yang menawan. Pemandangan hamparan pasir pantai hingga gunung tinggi menjulang tersedia lengkap di sana. Namun ada satu hal lagi yang tak boleh dilewatkan bila berkunjung ke Lombok. Ya, kuliner khas Lombok yang akan membawa lidah Anda ke petualangan rasa yang berbeda dibanding kuliner di daerah lain. Daripada penasaran coba simak penjelasan berikut.


1. Ayam Taliwang



Source: kesdoe.com

Siapa tak kenal ayam bumbu khas Lombok yang satu ini? Ayam bakar yang dilumuri bumbu rempah dengan dominasi rasa pedas ini selalu bisa memikat lidah untuk mencobanya lagi dan lagi. Ramuan rempah dengan resep rahasia suku Sasak ini tak boleh Anda lewatkan bila berkunjung ke Lombok. Meski kini telah banyak yang menjualnya di luar pulau, namun tentu rasanya akan berbeda bila dikelilingi oleh suasana alam asli Lombok yang menambah selera makan.

Jumat, 29 Juni 2018

(KolabKarib) ‘Me Time’ After Married


Berawal curhatan nggak jelas bareng Wulan Kenanga, membuat kami menyadari bahwa sudah lama tidak berkolaborasi dalam tulisan di blog. Padahal dulu kami sudah berkomitmen setidaknya satu bulan sekali untuk saling melempar tema yang sama dan menulis di blog masing-masing. Berhubung sama-sama sok sibuk, kami sempat lupa tentang kolaborasi  Wulan pun mengajukan sebuah tema dan saya menyetujuinya.

Eh, ada yang rindu nggak sih sama kolaborasi kami?
Rabu, 27 Juni 2018

Membeli Smartphone Idaman Untuk Travelling Dengan Uang THR

samsung, samsung J7 Prime



Membeli Smartphone Idaman Untuk Travelling Dengan Uang THR- Sebagai seorang gadget freak, saya gemar sekali bergonta-ganti gadget terutama ponsel. Biasanya sih rentang waktu saya berganti ponsel itu antara 1 tahun-2 tahun. Tidak kurang dari itu karena saya harus menabung terlebih dahulu. Maklum, sebagai pekerja lepas yang memiliki gaji tidak tetap. Di saat teman-teman yang lain sibuk milih-milih baju di pusat perbelanjaan, saya sendiri sering menahan diri demi bisa mengupgrade Smartphone. Sampai ada teman yang nyeletuk kalau saya sukanya barang mahal. Emang sih mahal tapi buat saya smartphone adalah investasi pekerjaan.

Memiliki pekerjaan sebagai pekerja lepas yang aktifitasnya lebih banyak mobile, keberadaan Smartphone amat sangat membantu apalagi saya sering diajak untuk travelling alias jalan-jalan. Biasanya ketika jalan-jalan, saya suka mengambil banyak gambar sebagai bahan tulisan blog. Ada sih kamera yang siap menemani saya mengabadikan gambar, hanya saja terkadang tidak praktis. Harus mengeluarkan dari tas, menyalakan, dan mengatur kamera supaya tepat saat mengambil gambar. Membutuhkan banyak waktu, padahal yang namanya momentum tak terduga itu selalu menarik untuk diabadikan. Akibatnya, saya suka kehilangan momen berharga.
Sabtu, 26 Mei 2018

Tips Murah dan Hemat Untuk Menikmati Indahnya Karimun Jawa


Tips Murah dan Hemat Untuk Menikmati Indahnya Karimun Jawa


sumber:@JgtWisata


Siapa yang tak kenal dengan Karimun Jawa. Sebuah pulau romantis yang berada di Provinsi Jawa Tengah ini memang menyimpan segala keindahan alam di dalamnya. Pesisir pantai dengan pasir yang bersih serta udaranya yang bebas dari polusi membuat Karimun Jawa adalah tempat yang tepat untuk melepaskan segala penatnya kehidupan ini. Banyak yang tidak menyangka jika liburan ke Karimun Jawa bukanlah sesuatu yang mahal. Jika kamu pandai mengatur itinerarimu, ternyata liburan ke Karimun Jawa itu murah kok. Coba ikutin tips berikut ini deh.
Rabu, 23 Mei 2018

Kamu Harus Tahu Ada Kejutan Ekstra di Ramadan Ekstra Tokopedia, 24-25 Mei 2018



Ramadan Esktra Tokopedia


Holla,


Puasa masih baru berjalan beberapa hari tapi semangat untuk belanja lebaran masih menggelora. Itu mah saya banget lagi suka mantengin Tokopedia karena beberapa hari ini linimasa saya riuh sama status teman-teman yang pada nungguin Ramadan Ekstra. Buat kamu yang sudah sering belanja di Tokopedia pasti sudah tahu dong program yang satu ini, tiap buka aplikasi pasti keluar deh gambar Ramadan Ekstra. Selain itu tiap kali habis belanja/transaksi kalian akan menemukan ketupa-ketupat berwarna-warni yang kalau dibuka ada hadiahnya. Nah, itu juga bagian dari Ramadan Ekstra di Tokopedia. Jadi, ceritanya tahun ini Tokopedia membuat program Ramadan Ekstra, di mana kamu bisa berbelanja di bulan Ramadan dengan ekstra keuntungan. Siapa coba yang nggak mupeng?

Jumat, 18 Mei 2018

Memilih Jadi Enterpreneur?

memilih jadi enterpreneur



Holla,

Saya pernah menuliskan di postingan sebelumnya bahwa saya ingin sekali membagikan cerita-cerita yang dituliskan oleh orang lain dalam blog ini. Rupanya, ada seorang sahabat saya yang merespon. Saya bahagia saat mendapati satu pesan di kotak surel yang menyatakan bahwa Dia ingin membagikan sebuah cerita kepada para pembaca.

Yeay. Ini adalah surat pembaca pertama yang tayang di swastikha. Semoga kalian yang membaca ini bisa memetik inspirasi. 

Selamat Membaca.

*******
Senin, 07 Mei 2018

6 Tips Belanja Online Hemat Bersama Ramadan Ekstra Tokopedia

6 tips belanja online hemat bersama ramadan ekstra tokopedia



6 Tips Belanja Online Hemat Bersama Ramadan Ekstra Tokopedia- Sabtu kemarin saya bersama sepupu memilih untuk menghabiskan akhir pekan di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya. Sebenarnya saya agak malas pergi mengunjungi mall di akhir pekan tapi tawaran untuk melihat-lihat tidak pernah bisa ditolak. Seperti yang saya duga, pengunjung pusat perbelanjaan yang saya datangi dibilang ramai. Sepertinya beberapa orang memanfaatkan momen akhir pekan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di mall. Entah itu buat belanja atau sekadar makan siang bersama. Tipikal orang Surabaya banget dah. 

Ini belum seberapa siih. Menjelang Ramadan, biasanya jumlan pengunjung akan membludak dua kali lipat. Pusat-pusat toko akan dipenuhi para pengunjung yang membeli kebutuhan puasa dan persiapan lebaran. Biasanya mereka memanfaatkan waktu sambil menunggu waktu berbuka puasa. Saya sendiri lebih memilih menjauhi pusat perbelanjaan saat Ramadan, selain lebih ingin fokus beribadah dan saya malas berdesakan dengan pengunjung lainnya demi mendapatkan sandal baru buat lebaran. 
Rabu, 28 Maret 2018

Pengalaman Menginap di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya


mercure-grand-mirama-surabaya



Kalau sudah rejeki nggak bakal tertukar sama orang lain. Buat saya ungkapan itu benar adanya.
Pengalaman Menginap di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya- Berawal dari Wulan Kenanga yang berhasil memenangkan lomba Foto dalam rangka workshop Food Photography yang diadakan oleh Hotel Ibis Style Surabaya dengan narasumber Inijie. Sebagai hadiah, Wulan mendapatkan dua Voucher menginap di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Awalnya Voucher itu saya sarankan pada Wulan untuk dipakai liburan bersama keluarganya. Sampai suatu hari Wulan memberitahu saya bahwa Voucher yang dia dapatkan hampir masuk masa Kedaluarsa dan orang tuanya tidak ingin menginap bersama.  Akhirnya kami memutuskan untuk menginap bersama. Saya mengajak salah seorang sepupu bernama Eki, sedangkan Wulan menginap bersama sahabatnya Dina.

Senin, 05 Maret 2018

Pantai Jodoh Sampang Madura. Jangan Tanyakan Jodoh Saya Kemana?

pantai-jodoh-sampang-madura




Mudik ke kampung halaman menjadi salah hal yang ditunggu. Pasalnya, selain bertemu dengan sanak saudara, biasanya kami menghabiskan waktu untuk berkunjung ke tempat wisata di daerah atau sekadar menikmati kuliner. Ehm, udah tahu kan kalau kuliner madura itu enak-enak?


Belakangan, tujuan kami pulang kampung ke Madura adalah untuk pijat. Iya, pijat. Pasti di antara kalian akan mengerutkan kening mendengar alasan saya. Apa iya di Surabaya nggak ada tukang pijat yang asyik sampai rela nyebrang ke Pulau Madura demi pijat?

Rabu, 14 Februari 2018

#KolabKarib: I Wish I Could Turn Back Time

kolaborasi, swastikha.com
Holla,

Setelah sebulan lalu sempat vakum berkolaborasi sama Wulan Kenanga. Alasannya klise karena saya sedang tidak punya ide untuk menulis apa dan Wulan tidak mau memberikan ide. Jadilah, kami hiatus melakukan kolaborasi.

Alhamdulillah, akhirnya kami bisa berkolaborasi. Tema #KolabKarib yang saya pilih adalah berkenaan dengan Time Travel yaitu Seandainya bisa mengulang waktu, masa apa yang akan kamu pilih dan apa yang akan kamu perbaiki.

Postingan Wulan tentang tema kali ini: Kolablarib: Kesempatan Mengulang Masa Lalu

Sebagai seorang manusia tentu kita punya banyak keinginan yang harus dipenuhi, begitu juga jika dikasih kesempatan untuk kembali ke masa lalu. Kalau memang, tentu saja saya akan mengubah tiap aspek yang ada dalam kehidupan saya. Saya ambil masa-masa manis saja dan hilangkan bagian duka. Simpel. Sayangnya, saya bukan Tuhan.

Perjalanan Merekam Kenangan Bersama Keluarga Di Banyuwangi

banyuwangi



Melakukan perjalanan adalah salah satu cara mensyukuri Ciptaan Allah SWT

Perjalanan Merekam Kenangan Bersama Keluarga Di Banyuwangi- Perjalanan adalah salah satu cara menghangatkan kembali hubungan keluarga. Kalau di hari-hari biasa kita disibukkan oleh urusan masing-masing. Seakan waktu yang ada terlalu sedikit untuk sekadar bertutur sapa atau duduk semeja menghabiskan sarapan pagi bersama. Maka, perjalanan adalah saat di mana menyatukan kembali tali hubungan yang hampir renggang.

Kakak Perempuan saya adalah orang yang selalu menggagas sebuah perjalanan untuk kami. Saat dia udah mulai jenuh dengan pekerjaannya sebagai Dosen, maka tiba-tiba dia akan membahas sebuah rencana liburan. Sudah lama kami tidak melakukan perjalanan jauh bersama keluarga. Terakhir, dua tahun lalu ketika Kakak merencanakan sebuah perjalanan ke Malaysia dan Singapura. Selebihnya kami jarang benar-benar melakukan sebuah perjalanan. Kebanyakan sih liburan ke kampung halaman atau yang terdekat adalah kota Malang.

Rabu, 24 Januari 2018

Pempek Farina Surabaya, Memuaskan Kerinduan Warga Surabaya Akan Kuliner Palembang


pempek farina rungkut surabaya

Pempek Farina Surabaya Memuaskan Kerinduan Warga Surabaya Akan Kuliner Palembang- Kalau ada yang menyebut Pempek, air liur saya langsung menetes kalau kata orang Jawa itu ‘kemecer.’ Saya sendiri termasuk penggemar makanan berkuah dan pedas. Jadi, tidak ada alasan buat saya untuk menolak makan Pempek.


Saya biasanya kalau ingin makan Pempek itu suka nitip sama teman. Kebetulan salah satu sahabat saya semasa kuliah adalah orang asli Palembang. Tiap kali dia mudik pasti saya tidak melewatkan kesempatan untuk makan Pempek. Olahan yang berbahan dasar Ikan Tengiri dan tepung kanji itu sudah berhasil merebut perhatian saya sejak kali pertama memakannya.

Jika sedang kangen makan Pempek dan sahabat saya sedang tidak mudik, saya nggak perlu khawatir lagi karena di Surabaya, kita banyak menemukan penjual Pempek, mulai dari gerobak kaki lima, gerobak keliling, bahkan ada restoran khusus untuk menikmati kuliner asal Palembang ini. Salah satu vendor Pempek yang terkenal di Surabaya adalah Pempek Farina. Rasanya hampir sebagian warga Surabaya mengenal tentang Pempek Farina ini karena beberapa outlet-outletnya sudah tersebar di kawasan Surabaya.

Nah. Kemarin, 24 Januari 2018 saya dapat kesempatan untuk main ke salah satu outlet Pempek Farina yang berada di Jalan Rungkut Asri Barat XII No 13 Surabaya. Bersama beberapa teman blogger lainnya kami diajak untuk kenal lebih jauh tentang Pempek Farina dan tak lupa mencicipi sajian menu dari Pempek Farina.
Minggu, 21 Januari 2018

Behind The Scene swastikha.com


Holla,

Yey, tanpa terasa blog kedua saya swastikha.com berusia satu tahun setelah saya melakukan perpanjangan domain di awal bulan Desember kemarin. Ibarat stase perkembangan hidup manusia, blog ini masih seperti anak usia 1 tahun yang tengah aktif-aktifnya. Semoga saja pengasuhnya tidak kelelahan karena harus mengasuh dua anak dengan rentang usia yang berbeda.

Alasan Membuat Blog Kedua:


Belakangan ini saya sedang mengalami fase jenuh menulis blog. Semenjak kotakwarna.com dimonetize, otomatis saya harus menjaga supaya blog tersebut sesuai dengan jalur yang tepat. Tidak seperti dulu ketika saya bebas mengisi blog dengan tulisan apa pun. Hal ini sempat membuat semangat menulis menurun. Pernah sekitar 2 mingguan saya tidak memperbaharui tulisan di kotakwarna.

Akhirnya saya memutuskan untuk membuat blog kedua. Sebuah blog di mana saya bisa lebih santai menulis cerita kehidupan sehari-hari, cerita menye-menye dan catatan perjalanan. Harapan saya blog kedua ini bisa membuat pembaca lebih betah dengan tulisan yang lebih personal. Selain itu ternak blog itu sudah biasa di kalangan para blogger. So, kenapa tidak saya melakukannya juga.

Minggu, 14 Januari 2018

Cerita Pembaca: Bagi Kisahmu Bersama Saya



Holla,

Sebenarnya sudah lama saya ingin membuka sebuah rubrik khusus di blog yang bisa menampung tulisan orang lain tapi bukan guest posting dari sesama blogger seperti sebelum.

Ide awal ini ketika saya mengikuti program 30 hari menulis surat cinta di twitter di mana nantinya surat yang terbaik akan dipajang di web mereka. Rasanya akan menyenangkan membaca kisah dan surat yang dikirimkan oleh orang lain.

Sesuai dengan visi dari dibuatnya blog ini adalah tempat bagi saya berbagi kisah tentang kehidupan dan catatan perjalanan.  Tidak hanya kisah tentang saya tapi juga kisah dari orang-orang sekitar yang bisa menginspirasi orang lain.