Rabu, 04 Oktober 2017

Hunting Foto Di House Of Sampoerna Surabaya



house of sampoerna




"Foto Profilnya terlalu biasa, Mbak," ujar Wulan.  Saat itu saya tengah meminta bantuan Wulan mengubah tatanan blog supaya lebih rapi lagi termasuk juga mengubah foto profil di blog biar lebih terlihat profesional.

Sungguh apa yang dikatakan Wulan sempat membuat saya tertohok. Jujur, saya nggak punya koleksi foto-foto yang bagus. Setiap kali jalan-jalan, saya selalu kebagian tugas untuk mendokumentasikan orang lain. Giliran saya minta difotoin hasilnya malah nggak sesuai harapan. Di situlah saya sering merasa sedih. Kebanyakan foto-foto saya berupa swafoto dan itu sama sekali nggak kece.

"Ya udah. Sementara foto profil dikosongin dulu," jawab saya saat itu sambil memandang masam kumpulan foto-foto yang menyedihkan.

Saya sempat berencana melakukan pemotretan di studio hanya untuk membuat foto profil yang keren tapi rencana itu nggak pernah terwujud. Saya yang malas pergi keluar atau pas saat itu saya tengah nggak punya uang alias bokek.

Saya pernah menceritakan keinginan ini sama Wulan dan dia cuman tertawa. "Mbak, kamu punya kamera bagus. Kenapa nggak pakai kameramu aja?"

Ups, saya nggak pernah kepikiran hal ini. Iyes, saya punya kamera yang mumpuni, kenapa nggak merencanakan pemotretan sendiri. Berhubung Wulan masih tinggal di Mojokerto, rencana itu baru semacam wacana.

"Mbak, aku mau ke Surabaya," ujar Wulan dalam pesan singkatnya. Saya nggak mau buang kesempatan, mumpung Wulan berencana ke Surabaya. Pemotretan ini harus dilakukan. 

Beberapa hari saya ngubek-ngubek pinterest untuk cari ide buat pemotretan. oh iya, pinterest itu salah satu sumber buat saya mencari ide. Apa pun bisa kamu temukan dalam pinterest dan itu berguna banget buat saya yang bekerja di dunia kreatif. Ide-ide segar harus selalu diciptakan. Saya punya papan khusus yang berhubungan dengan fotografi jadi ketika saat membutuhkannya, saya tinggal mencari di papan pinterest yang saya miliki. 


Selain pinterest, saya juga ngubek-ngubek youtube dan instagram demi sebuah pemotretan yang akan dilakukan. Mungkin buat kalian kok kayaknya lebay banget tapi percayalah ini bukan hanya saya saja. Banyak kok para blogger lifestyle yang mempersiapkan banyak hal sebelum melakukan pemotretan foto profil bahkan ada menggunakan jasa fotografer. Daebak.

Sehari sebelum pemotretan Wulan sudah menginap di rumah. Malamnya saya masih sibuk mencari konsep dan lokasi yang diinginkan untuk pemotretan kali ini. Saya sendiri ingin foto profil dengan tema urban. Setelah melalui beberapa perdebatan, akhirnya kami sepakat untuk melakukan pemotretan di House Of Sampoerna. Oke deh, kebetulan saya sendiri belum pernah berkunjung ke sana.

My Outfit

Kami berempat berangkat sekitar pukul 08.00 dengan menggunakan motor. Itu hari Minggu dan jalanan Surabaya cukup ramai karena penduduk Surabaya banyak yang menghabiskan akhir pekan bersama keluarga, apalagi saat itu Surabaya sedang ada ada acara yaitu salah satunya Festival Rujak Uleg. 

Perjalanan yang ditempuh sekitar 45 menit. Sampai sana kami hanya membayar karcis parkir. Jadi, kalau kamu ingin berkunjung ke House of Sampoerna, nggak ada tiket masuk ya alias gratis. Selesai parkir motor kami siap untuk beraksi. Ternyata keadaan cukup ramai, kami melihat banyak orang datang berkunjung dan berswafoto. Wah seru.

house of sampoerna

Tujuan pertama kami adalah museumnya. Kami mengambil beberapa gambar di area sudut. Sebelumnya saya memberikan contoh beberapa foto dan lokasi yang ingin saya pakai. Wulan dengan sabar mengikuti saya kemana-mana. Kadang, kami bergantian. Saya bertugas mengambil gambar.








Salah satu lokasi yang saya sukai dalam museum ini adalah area tangga. Selain memiliki pencahayaan yang bagus juga punya latar belakang yang apik. Kami sengaja berlama-lama di sana. Mencoba berbagai gaya. Berterima kasihlah kepada penemu tripod, di saat tidak ada orang yang dimintai bantuan. Tripod sangatlah membantu. Keuntungan yang lain kamera saya memiliki aplikasi remote yang bisa mempermudah saat pengambilan gambar. Kami lama berada di area ini. Mengambil gambar sepuasnya.






Keluar dari museum, kami pindah ke area samping. Di mana dominasi dinding berwarna putih dan pintu-pintu berwarna merah yang klasik. Beberapa pohon Palem yang berjejer di antara kursi-kursi membuat area ini terlihat cantik untuk ootd. Ah, saya senang banget soalnya pakaian yang saya gunakan cocok dengan tema ini. Vintage banget.

Yuk, mari bergaya. Nggak usah malu pasang aksi. Soalnya hari itu bukan saya saja yang tengah melakukan pemotretan. Ada banyak. Seru.



Kalau ke sini jangan lupa bawa air minum sendiri. Soalnya saya tidak menemukan ada yang jual minuman atau saya memang melewatkannya. Entahlah.

Kami selesai pemotretan kira-kira jam 11. Pemotretannya tidak begitu maksimal di luar soalnya terik mataharinya ganggu banget. Lain kali kalau kami ingin melakukan pemotretan ada baiknya datang lebih pagi biar nggak kepanasan. Keluar dari House of Sampoerna kami disambut kepadatan lalu lintas yang lumayan. Lokasi kami ini berdekatan dengan festival rujak uleg. Yah, disabarin aja deh.

Saya puas banget dengan pemotretan hari itu. Emang sedikit melelahkan tapi terbayar dengan foto-foto yang cakep. Oh, iya itu foto profil blog yang saya pakai itu hasil foto-foto di sana loh. Terima kasih Wulan Kenanga atas foto-fotonya yang kece.



Salam,

14 komentar:

  1. Kayaknya tempatnya Bagus banget buat foto2 ya mba. Kalau kesurabaya lagi aku mau kesini ahh.. Temenin yaaa.. N yang pasti, fotoin aku yaa pake camera mba Tika.. Xixixxi

    BalasHapus
  2. aku suka foto-foto disini juga

    yang dihalaman ada mobil tua bagus spotnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Sayang aku gak foto di area mobilnya sih

      Hapus
  3. Baru tau kalo di sini banyak spot foto yg bagus. Nanti klo ke surabaya insyaAllah mampir ke sini.
    Btw, salam kenal mbak :)

    BalasHapus
  4. Bisnyaaa Bagus jugaa Mbak Tikhaaa...iiiih aku ga punya foto dirikuuu sendiri, sebel iiih *lhoh kok curhat*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pas itu ngga ketemu bis merah. Malah ketemunya mau pulang dan udah lelah.

      Kalau jalan-jalan. Jangan lupa foto kece

      Hapus
  5. Mbak, saya pernah baca di sana ada semacam kafe / tempat makan nya. Benar ga sih?

    BalasHapus
  6. wah tempatnya keren Mbak. sayangnya jauh untuk di kunjungi euy. Nanti kalo ada perjalanan dinas ke Surabaya mo nyimpang sini deh sekalian nyari sambel bu rudi hehehehhe

    BalasHapus