Kamis, 24 Agustus 2017

If I Were You: I Wish My Dream Come True



Dahulu, aku adalah pemimpi ulung atau mungkin lebih tepatnya tukang khayal.

Seringkali mengkhayalkan diriku seperti orang lain. Entah sebagai artis, orang biasa atau bahkan kekasih aktor kesukaanku. Rasanya itu menyenangkan buatku. Meskipun bagi orang lain mungkin terdengar aneh.

Aku tidak gila.

Aku hanya suka berpura-pura menjadi mereka. Hanya sekedar menyelami isi perasaan mereka dan kemudian memindahkahnya ke dalam sebuah cerita yang sudah kusiapkan. Begitulah caraku menciptakaan tokoh-tokoh utama dalam karya-karya fiksiku.

Kebiasaan itu masih berlanjut sampai saat ini.  Ada kalanya aku ingin hidup seperti orang lain atau memiliki kelebihan seperti tokoh rekaan yang aku buat. Bagiku itu seperti warna dalam hidupku. Seakan membangunkan mimpi-mimpi yang tertidur pulas dalam diriku.

Siapa sangka aku bisa menjadi blogger. Menggantungkan nasibku dari hobi menulis seperti salah satu tokoh khayalanku yang berprofesi sama. Hidupnya mereka dalam diriku memberikan arti khusus bahwa mimpi itu akan terwujud, suatu hari nanti.

Senin, 21 Agustus 2017

Campur Lorjuk Kuliner Khas Pamekasan Yang Kekinian

campur lorjuk khas pamekasan


Holla,

Saya kayaknya belum bisa move on dari suasana lebaran kemarin. Pulang ke kampung halaman dan bertemu dengan sanak famili itu sebuah kebahagiaan tak terkira. Pulang kampung biasa dengan mudik lebaran beda banget rasanya. Selain karena suasananya yang lebih sakral dan juga bisa bertemu saudara yang jarang bisa ditemui.

Sama seperti tahun sebelumnya, setiap sehabis lebaran Idul Fitri. Entah di hari kedua atau ketiga. Keluarga besar Papi selalu mengadakan kumpul keluarga. Tujuannya sih supaya Keluarga Besar Trah Bani Kasim bisa berkumpul bersama sekaligus mempererat silaturahmi

Baca Juga: Mempererat Silaturahmi Tidak hanya pada lebaran

Rabu, 09 Agustus 2017

Vidi Vini Vici, Iki Sing Anyar Rek

vidi vini vici Surabaya


Vidi Vini Vici Surabaya, Iki Sing Anyar Rek- Ceritanya, Minggu, 6 Agustus 2017 lalu saya dan beberapa teman blogger Surabaya dapat kesempatan untuk datang ke acara Pre Launch Vidi Vini Vici milik Vidi Aldiano di Grand City Mall Surabaya.


Acaranya meriah karena selain dihadiri kami tamu undangan juga banyak pengunjung setia Grand City yang ikut serta menjubeli area acara. Selain ingin ketemu Vidi secara langsung, mereka penasaran seperti apa acara yang penuh dengan nuasa baby pink  dan baby blue ini. Kabarnya, hari ini semua pengunjung dan tamu bisa mencicipi untuk kali pertama kue yang baru akan diluncurkan tanggal 17 Agustus ini.

Buat yang penasaran seperti apa keseruannya. Bisa baca tulisan ini sampai akhir yak.

Kuliner lainnya: From Tokyo Bowl to Tokyo Tower
Rabu, 02 Agustus 2017

Memutus Mata Rantai Bullying, Dimulai Dari Keluarga Sendiri

Bully


Aku Pernah Jadi Korban Bullying


Bicara soal bullying, ingatanku mundur ke masa-masa duduk di Sekolah Dasar. Aku masih ingat dengan jelas bagaimana beberapa teman-teman sekelas memanggilku robot. Iyes, robot. Setelah mereka tahu ada pacu jantung yang ditanam dalam jantungku.

Yes i know, mereka mungkin nggak ngerti apa pacu jantung itu. Apalagi ortuku saat itu hanya menjelaskan bahwa dalam tubuhku ada baterai. Itulah kenapa sebabnya mereka berpikir aku salah seorang robot.

Ejekan itu berlangsung lama kayaknya sampai aku kelas 6. Waktu itu aku mah cuek aja, masih bertingkah seperti anak-anak yang biasa saja. Kadang kalau mereka sudah kelewatan akunya pasti marah.