Kamis, 27 April 2017

Menulis Naskah Drama Untuk Ujian Praktik Sekolah



Bicara tentang kreativitas. Aku pernah dalam tahapan menganggap diriku tidak berbakat dalam bidang apapun. Keahlian menggambarku sama buruknya dengan tulisan tangan. Urusan jahit-menjahit aku memilih untuk terampil memasang benang apalagi menghasilkan suatu kerajinan. Intinya aku nggak bakat dalam bidang seni yang membutuhkan keahlian tangan.

Satu hal yang kusukai. Menulis.

Aku tidak tahu pasti kapan kegemaranku menulis itu dimulai. Yang pasti aku lebih suka membaca buku ketimbang menulis.

Aku cuman ingat bahwa aku punya sebuah buku diary bergembok. Berisi kisah cinta ala anak Sekolah Dasar selebihnya buku catatan biasa, isinya biodata teman-teman sekolah.

Menulis diary bisa jadi pemicu awal dari kesukaanku dalam menulis. Aku jadi terbiasa menggoreskan pena untuk menuliskan kegiatan sehari-sehari.
Rabu, 26 April 2017

Kisah Gaji Pertamaku



Kupikir saat lulus kuliah akan dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kayaknya bukan cuman aku saja yang merasa seperti ini. Semua orang yang melanjutkan pendidikan hingga Perguruan Tinggi mempunya harapan yang sama yaitu pekerjaan dengan gaji yang mentereng.

Sayangnya, hidup tak seindah drama korea. Saat kamu sudah lulus kuliah tidak ada jaminan akan segera mendapat pekerjaan. Sekali lagi itu tergantung keberuntunganmu. Ada yang cepat mendapatkan pekerjaan dan sebagian lagi harus mencoba berulang-ulang sampai akhirnya memegang status pengangguran.

Aku salah satunya.
Rabu, 19 April 2017

Perjalanan Hidup




Sebuah pesan singkat melalui sebuah aplikasi media sosial datang kepadaku sore itu. Sebuah teman yang kukenal dari media sosial dan sudah lama dia tidak menghubungiku. Dia bisa dibilang salah satu penggemar blog. Terkadang dia bahkan memesan sebuah tulisan dengan tema tertentu.

"Mbak, bisa bikinkan tulisan tentang motivasi,"  ujarnya dalam pesan singkat hari itu.

Aku terkekeh. Bocah ini ngilangnya lama. Giliran datang, eh tiba-tiba udah pesan tulisan yang rada berat begini. Aku tak langsung mengiyakan pesanannya saat itu. Hanya menulis Insha Allah.

Dua hari berikutnya, dia kembali mengirimiku sebuah pesan. Menanyakan kapan aku akan menulis permintaannya. Untung aja dia berada nun jauh di sana. Kalau dekat mungkin udah aku jitak. Dia pikir menulis itu mudah kali ya. Kebetulan juga saat itu saya tengah liburan ke luar kota dan sedang tidak ingin menulis apapun.

"Tulisan motivasi macam apa sih yang kamu minta?" respon yang kuberikan saat itu


"Pokoknya motivasi menjalani hidup biar nggak buntu, Mbak."


Hmmm, baiklah. Hari ini aku mau menyanggupi tulisan yang dia minta. Hei, Kamu. Baca ya sampai selesai.
Minggu, 02 April 2017

Gurihnya Soto Ayam Keppo Pamekasan

soto ayam keppo pamekasan



Salah satu alasan kenapa saya suka mudik ke kampung halaman adalah sajian kulinernya. Bertemu dengan sanak famili sambil berwisata kuliner itu sudah jadi agenda khusus. Macam peribahasa 'Satu dayung, dua-tiga pulau terlampaui,"

Di Madura sendiri terutama Kabupaten Pamekasan ada banyak ragam sajian kuliner yang selalu bikin kangen. Rasanya nggak beneran pulang kampung kalau belum mencicipi salah satu kulinernya.

Makanan Favorit saya tiap kali pulang ke Pamekasan adalah rujak cingur. Nggak pernah ada bosan kalau berhubungan dengan makanan yang khas dengan petisnya. Yang membuat Rujak Madura berbeda dengan kuliner rujak yang lain adalah petis yang digunakan terbuat dari ikan laut.


Sayangnya, kali ini saya nggak membahas soal rujak melainkan Soto Madura.