Selasa, 21 November 2017

Cerita Tentang Gadis Kecil Bernama Wiwin

Cerita Tentang Gadis Kecil Bernama Wiwin

Aku bertemu dengannya di hari pertama mengajar. Hari itu untuk kali pertama aku menjadi seorang Guru Taman Kanak-Kanak setelah setahun lulus kuliah. Kupikir saat menyelesaikan studi sarjana, aku akan segera mendapatkan kerja ternyata tidak. Aku harus menunggu satu tahun untuk mendapatkan pekerjaan.

Hari itu aku datang agak terlambat, sebelumnya aku tidak mengetahui letak lokasi sekolah tempatku mengajar. Kami sempat tersesat hingga cukup terlambat sampai di sekolah. Sekolah tempatku mengajar tidak sebesar yang kupikirkan. Luas bangunannya sekitar 44 m2. Saat kali pertama datang, keadaanya tidak sebagus itu.

Aku diperkenalkan kepada rekan sesama guru dan juga murid-murid. Mereka melihatku seperti sesuatu yang baru. Ada yang malu-malu dan ada satu orang anak yang langsung menempel kepadaku. Jujur, aku gugup sekali saat itu. Walaupun aku sudah memiliki rekam jejak yang bagus saat bersama anak-anak. Tetap saja hari pertama membuatku gugup.

Baca tentang: Kisah Gaji Pertamaku

Senin, 20 November 2017

5 Pilihan Hotel Murah di Jakarta Dengan Kolam Renang

Jakarta. Siapa yang tidak terpesona dengan ibukota Jakarta? Kemajuannya yang pesat berpadu dengan peninggalan sejarah. Jakarta punya banyak museum bersejarah yang bisa dikunjungi, sekaligus tempat wisata yang menarik bagi siapa saja. Tak terkecuali bagi wisatawan internasional.
Hotel di Jakarta pun banyak didirikan. Bisnis perhotelan memang menarik di kota ini, karena selain kota metropolitan yang sudah pasti ramai, bicara hotel bukan cuma bicara penginapan. Mungkin kamu juga termasuk orang yang suka menjauhkan diri sejenak dari rutinitas, dengan menginap di hotel, entah dengan beristirahat atau menikmati aktivitas berenang?
Kamis, 09 November 2017

Patah Hati Di Usia 30-an, Hmm



Holla,

Saat menuliskan postingan ini, aku tengah meraba-raba kapan tepatnya terakhir aku jatuh cinta. Ah, mengingatnya saja membuatku pusing tujuh keliling. Belakangan ini, cinta bukan lagi tujuan hidupku. Aku sibuk menata mimpi yang dulu perah kutinggalkan. Aku ingin bahagia dengan mimpiku karena tidak akan pernah ada yang tahu kapan itu akan berakhir.

Bukan berarti aku tak peduli urusan cinta. Sebagai manusia, ada kalanya rasa sepi membelengguku dan mendapatkan sebuah kenyataan aku tak punya seseorang untuk bersandar. Teman? Mana mungkin aku menyandarkan diri 24 jam pada seorang teman. Tentu saja aku menginginkan patner yang bisa kuajak ngobrol di tengah malam atau mendapatkan pelukan hangatnya ketika aku lelah dengan yang kujalani.

Nah, kalau bicara soal cinta pasti sepaket dengan yang namanya patah hati. Nggak bisa dipungkiri. Ketika kita jatuh cinta dengan seseorang, maka bersiaplah untuk patah hati. Aku memang tidak mendoakan diriku untuk terus-terusan patah hati. Hanya saja mempersiapkan yang terburuk.

Nah, postingan kolaborasi dengan Wulan Kenanga kali ini perihal:  Patah Hati Di Usia Siap Menikah

Baca juga ya postingan Wulan: Patah Hati Di Usia Siap Nikah

Rabu, 01 November 2017

5 Peristiwa yang Bisa Mengganggu Acara Liburan


Take Your Luggage and Enjoy

Setiap kali merencanakan sebuah liburan, pasti kita menginginkan semuanya berjalan sempurna sesuai rencana. Tidak ada drama-drama kecil yang bisa mengganggu kenyamanan saat liburan. Sayangnya, ada saja peristiwa yang terkadang berada di luar kendali membuat rencana liburan tenang, damai dan tanpa drama itu tidak bisa terlaksana. 

Apa saja sih kira-kira?

Datang Bulan/Haid


Sebagai seorang wanita yang namanya datang bulan itu adalah kodrat. Repotnya kalau pas lagi liburan tiba-tiba datang bulan. Memang sih bisa kita prediksi sebelumnya, tapi namanya yang berhubungan dengan hormonal kadang nggak pasti. Bisa datang lebih cepat dan kadang terlambat.

Saya sendiri pernah beberapa kali mengalami haid saat liburan. Kalau pas bepergiannya masih di area Indonesia sih nggak masalah. Beda lagi kalau sedang berada di negeri orang. Kalau nggak salah saat itu saya sedang berlibur bersama keluarga ke Malaysia dan Singapura

Awalnya saya sih senang aja begitu tahu sebelum berangkat datang bulan. Setidaknya saya tidak perlu membawa mukena dalam tas sehingga sedikit mengurangi beban. Ternyata, datang bulan di negeri orang lebih ribet. Saya harus sering-sering ke kamar mandi untuk ganti pembalut dan tahu sendiri dong rata-rata toilet di sana kering. Fyuh, harus bawa-bawa botol air ke kamar mandu untuk membersihkan diri di bawah tatapan galak penjaga toilet. Apesnya lagi kalau perjalanan panjang dan tidak memungkin berhenti di toilet. Hiks, lumayan bikin lecet-lecet dan gerah.


Artikel Liburan Lainnya: Hunting Foto di House Of Sampoerna
Jumat, 27 Oktober 2017

Nikmati Pengalaman Menginap yang Menyenangkan Dengan Ibis Style Surabaya Jemursari





Buat saya, kenyamanan saat menginap di hotel adalah yang utama. Karena hotel tidak lagi cuman sekedar tempat tidur atau melepas lelah ketika kita sedang berlibur. Sebaliknya, menginap di hotel buat saya juga bisa jadi short escape atau bahkan alternatif tempat berlibur (Baca Staycation) kalau lagi suntuk bersama keluarga.

Beragam banyak hotel di Surabaya membuat kita harus bisa memilih dengan cermat. Jangan sampai salah pilih hotel dan membuat acara liburan dengan keluarga tidak nyaman karena perkara kamal hotel yang seram, fasilitas yang tidak memadai dan makanan yang tidak enak. Sebisa mungkin hotel yang kami pilih memiliki standar pelayanan hotel berbintang dengan fasilitas yang mumpuni. Salah satu hotel pilihan saya adalah Ibis Style Surabaya Jemursari.


Kenapa harus Ibis Style Surabaya Jemursari?


Ibis adalah sebuah brand hotel di bawah naungan grup AccorHotel yang tersebar di beberapa negara di luar dan dalam negeri. Berada dalam jaringan hotel internasional membuat Ibis memiliki standar pelayanan hotel berbintang yang mumpuni dengan berbagai fasilitas yang dapat memanjakan para konsumen. Brand Ibis mengusung tiga tema yaitu Ibis, Ibis Style dan Ibis Budget

Ibis Style sendiri diperuntukkan bagi orang-orang yang suka desain kekinian dan merindukan pengalaman menginap yang menyenangkan. Uniknya, desain tiap hotel Ibis Style yang tersebar di Indonesia itu tidak sama.

Lokasi


Ibis Style Surabaya Jemursari berlokasi di antara Jalan Jemursari dan Jalan Kendangsari yang hanya berjarak 25 menit dari Bandara Internasional Juanda dan pusat Industri Rungkut.

Hotel ini memiliki dua lobi. Lobi utama dapat diakses dari Jalan Jemursari, sedangkan lobi kedua diperuntukkan kepada konsumen yang mengarah dari Jalan Kendangsari. Keberadaan dua lobi ini mempermudah konsumen saat menuju hotel.


Desain Interior yang Unik dan Chic


Lobi Utama

Saya sendiri suka dengan hotel yang berdesain modern dan kekinian. Sebagai seorang blogger yang selalu memikirkan konten, foto kece ala-ala itu wajib hukumnya. Dan, saya bahagia saat mengetahui setiap sudut dari Ibis Style Jemursari ini instagramble.


Lobinya utamanya bernuanasa ceria, mejanya dominasi warna kuning dengan 3 lampu besar yang menggantung di atasnya. Dinding di belakang meja lobi berupa tulisan-tulisan dengan bermacam-macam font yang apik. Berseberangan dengan lobi, kamu bisa duduk cantik di sofa-sofa berwarna-warni yang empuk sambil membaca buku atau koran.


Lobi Kendangsari

Minggu, 22 Oktober 2017

Ada Berkah Dalam Setiap Makanan Kita



Saya suka gemas setiap kali sedang makan di sebuah resto atau pusat makanan  di mana selalu ada saja makanan yang bersisa di piring. Kalau cuman tinggal beberapa butir sih nggak masalah ya. Ini hampir separuh lebih.

Nah. Lo.

Ada lagi di sebuah pesta, saya bertemu seseorang yang mengambil banyak makanan di atas piringnya. Ternyata dia hanya memakannya beberapa sendok lalu ditinggalkan saja di atas meja. Duh, kesal deh.

Cerita yang lain.

Saya pernah bepergian dengan beberapa teman, kalau nggak salah waktu itu adalah perjalanan dari Singapura ke Malaysia. Kami sampai tengah malam dan kelaperan. Saya sendiri sudah kelelahan, badan lengket dan ingin segera bertemu kasur. Karena beberapa teman ingin makan malam. Saya terpaksa mengikutinya. Sambil setengah mengantuk, kami menunggu hidangan yang kami pesan. Sengaja tidak makan di tempat karena sudah terlalu malam.


Singkat cerita kami kembali ke hotel. Saya nggak terbiasa makan di malam hari memilih untuk mandi sedangkan teman saya mulai membuka makanannya. Sehabis mandi, saya lihat dia sudah rebahan di kasur.  Saya tanya apa dia sudah selesai makan? Dia menjawab sambil menunjuk makanannya di tempat sampah. Sekilas saya masih melihat tumpukan nasi di dalam kotak stereofoam dan dia membuangnya begitu  saja. Astaga, rasanya saya sebal melihat kelakuan dia.
Jumat, 13 Oktober 2017

Wanita Menyatakan Perasaan Terlebih Dahulu, Kenapa tidak?



Holla,

Sudah masuk minggu kedua bulan Oktober, ya ampun perasaan baru kemarin ganti tanggal.  Seperti biasa tiap minggu kedua setiap bulan, saya dan wulan berkolaborasi. Kali ini kami berdua mau membahas soal Wanita Menyatakan Perasaan Lebih Dahulu, Yay or Nay?

Kali ini saya berada di pihak wanita yang setuju soal perasaan itu bukan masalah gender. Jadi, kalau wanita mau menyatakan perasaan dulu mah boleh-boleh aja. Lebih lengkapnya kamu bisa baca di bawah ini ya.

Buat yang pengin baca pendapat Wulan tentang tema ini bisa baca ya:  WANITA MENYATAKAN CINTA LEBIH DULU? AH, TIDAK! PEREMPUAN HARUS TETAP PADA POROSNYA

Bicara soal asmara, katanya yang paling memegang peranan penting itu adalah lelaki. Wanita kabarnya menjadi pihak yang pasif. Pasif di sini dalam artian menunggu lelaki mengambil tindakan. Selama lelaki itu tidak memberikan sinyal bahwa dia menyukai kita, ya tunggu saja sampai dia sadar.

Terus kalau si lelaki belum sadar juga gimana? Mau sampai kapan menunggu dia menyatakan perasaan?

Bicara soal menyatakan perasaan, saya jadi teringat kisah cinta yang telah silam. Ceritanya saya pernah naksir kakak kelas. Orangnya baik dan nggak segan-segan untuk bantuin saya. Dia juga orang pertama yang minjemin saya buku kuliah yang langka dan kadang melakukan sesuatu yang menurut orang lain sederhana, tapi buat saya itu sesuatu.

Rabu, 11 Oktober 2017

Gadis Penyuka Hujan

Photo by David Marcu on Unsplash

Dari semua musim yang ada di Indonesia, musim hujan adalah favoritku.

Langit muram, aroma tanah basah dan genangan air sehabis hujan itu seperti sebuah kesenangan tersendiri bagiku. Ya, mungkin sebagian orang akan menganggapku aneh karena suka dengan genangan air. Entahlah, ada yang tidak bisa kuungkapkan dengan kata-kata. Dan, aku menyukainya.

Eit, bahkan dalam agama Islam, turunnya hujan itu sebagai perwujudan dari rizki. Saat hujan turun, Malakait Mikail akan turun serta menyampaikan rizki. Nggak percaya? Lihat saja tumbuhan akan semakin lebat setelah hujan turun, tanah-tanah menjadi lebih subur dan udara menjadi lebih dingin. Penjual makanan panas dan berkuah laku keras deh. Di sela-sela hujan deras yang mengguyur bumi, ada sebagian orang yang juga mengais rejeki. Lihat saja di depan pintu masuk pusat perbelanjaan, ada saja kerumunan orang yang turut menyewakan payung. Hmm, jadi jangan bilang ya kalau hujan nggak bawa rizki.

Artikel yang terkait dengan hujan: Cerita Tentang Hujan
Rabu, 04 Oktober 2017

Hunting Foto Di House Of Sampoerna Surabaya



house of sampoerna




"Foto Profilnya terlalu biasa, Mbak," ujar Wulan.  Saat itu saya tengah meminta bantuan Wulan mengubah tatanan blog supaya lebih rapi lagi termasuk juga mengubah foto profil di blog biar lebih terlihat profesional.

Sungguh apa yang dikatakan Wulan sempat membuat saya tertohok. Jujur, saya nggak punya koleksi foto-foto yang bagus. Setiap kali jalan-jalan, saya selalu kebagian tugas untuk mendokumentasikan orang lain. Giliran saya minta difotoin hasilnya malah nggak sesuai harapan. Di situlah saya sering merasa sedih. Kebanyakan foto-foto saya berupa swafoto dan itu sama sekali nggak kece.

"Ya udah. Sementara foto profil dikosongin dulu," jawab saya saat itu sambil memandang masam kumpulan foto-foto yang menyedihkan.

Saya sempat berencana melakukan pemotretan di studio hanya untuk membuat foto profil yang keren tapi rencana itu nggak pernah terwujud. Saya yang malas pergi keluar atau pas saat itu saya tengah nggak punya uang alias bokek.
Rabu, 20 September 2017

Teruntuk Kamu



Aku selalu menerka-nerka seperti apa rupa jodohku kelak?
Apakah dia bertubuh jangkung?
Apakah dia pendek?
Apakah dia berkulit putih?
Apakah dia seperti kebanyakan lelaki Indonesia, berkulit sawo matang?

Aku kerap kali menerka-nerka seperti apa kami bertemu nanti?
Apakah kami bertemu dalam sebuah perjalanan yang panjang atau kami bertemu saat mengantri di kasir?
Apakah kami saling kenal atau hanya sepasang asing yang dipertemukan oleh takdir?
Apakah kami bertemu dalam sebuah acara perjodohan? atau sebuah pertemuan tidak sengaja di resepsi pernikahan.
Apakah kami akan saling mengenali?
Apakah dia yang akan menemukanku atau aku yang menemukannya terlebih dahulu?

Entahlah,

Aku hanya berharap, dia adalah lelaki pilihan Tuhan yang disandingkan atas nama cintaku kepada Sang Pemilik Rindu.

Hai, kamu. Iya Kamu.

Bersabarlah, kita akan bertemu kelak. Tunggulah aku.


Minggu, 03 September 2017

Pengalaman Pertama Naik Pesawat Terbang yang Mendebarkan


Fly Away into the sky



Pengalaman Pertama Selalu akan diingat



Seseorang pernah mengatakan itu pada saya. Segala sesuatu yang dimulai pertama kali akan selalu diingat termasuk mantan pertama. Tapi tenang, postingan ini akan bebas dari yang namanya berbau mantan atau cinta. Hahahaha.


Mana pernah saya membayangkan bisa naik pesawat terbang. Dalam mimpi pun tidak. Orang Tua saya yang bekerja sebagai PNS tidak memiliki gaya hidup yang mewah untuk sekedar melakukan perjalanan menggunakan pesawat. Kecuali Papi. Sebagai Polisi Papi sering mendapat tugas ke daerah-daerah yang jauh dengan durasi waktu sedikit Sehingga hanya bisa ditempuh dengan naik pesawat.

Papi adalah orang yang memberi saya mimpi tentang naik pesawat. Waktu itu kalau tidak salah beliau sedang sekolah ke Jakarta. Setiap dua minggu sekali, Beliau pulang ke Surabaya untuk mengunjungi kami. Memiliki Ayah seorang Polisi membuat kami jarang berjumpa. Kalau nggak ditinggal dinas ke luar daerah ya sekolah lagi.

Adakalanya Papi pulang ke Surabaya menggunakan pesawat. Nggak sering sih tapi pernah beberapa kali. Tahu sendirilah saat itu pesawat adalah akomodasi yang paling mewah di antara moda transportasi lainnya. Setiap kali Papi pulang dengan menggunakan pesawat selalu membawa oleh-oleh berupa roti, gula, mentega, tisu basah dan terkadang tempat makan dari pesawat (belakangan baru tahu bahwa alat makan ini nggak boleh dibawa). Oleh-olehnya recehan sih apalagi plus cerita-cerita Papi tentang betapa enaknya naik pesawat.
Kamis, 24 Agustus 2017

If I Were You: I Wish My Dream Come True



Dahulu, aku adalah pemimpi ulung atau mungkin lebih tepatnya tukang khayal.

Seringkali mengkhayalkan diriku seperti orang lain. Entah sebagai artis, orang biasa atau bahkan kekasih aktor kesukaanku. Rasanya itu menyenangkan buatku. Meskipun bagi orang lain mungkin terdengar aneh.

Aku tidak gila.

Aku hanya suka berpura-pura menjadi mereka. Hanya sekedar menyelami isi perasaan mereka dan kemudian memindahkahnya ke dalam sebuah cerita yang sudah kusiapkan. Begitulah caraku menciptakaan tokoh-tokoh utama dalam karya-karya fiksiku.

Kebiasaan itu masih berlanjut sampai saat ini.  Ada kalanya aku ingin hidup seperti orang lain atau memiliki kelebihan seperti tokoh rekaan yang aku buat. Bagiku itu seperti warna dalam hidupku. Seakan membangunkan mimpi-mimpi yang tertidur pulas dalam diriku.

Siapa sangka aku bisa menjadi blogger. Menggantungkan nasibku dari hobi menulis seperti salah satu tokoh khayalanku yang berprofesi sama. Hidupnya mereka dalam diriku memberikan arti khusus bahwa mimpi itu akan terwujud, suatu hari nanti.

Senin, 21 Agustus 2017

Campur Lorjuk Kuliner Khas Pamekasan Yang Kekinian

campur lorjuk khas pamekasan


Holla,

Saya kayaknya belum bisa move on dari suasana lebaran kemarin. Pulang ke kampung halaman dan bertemu dengan sanak famili itu sebuah kebahagiaan tak terkira. Pulang kampung biasa dengan mudik lebaran beda banget rasanya. Selain karena suasananya yang lebih sakral dan juga bisa bertemu saudara yang jarang bisa ditemui.

Sama seperti tahun sebelumnya, setiap sehabis lebaran Idul Fitri. Entah di hari kedua atau ketiga. Keluarga besar Papi selalu mengadakan kumpul keluarga. Tujuannya sih supaya Keluarga Besar Trah Bani Kasim bisa berkumpul bersama sekaligus mempererat silaturahmi

Baca Juga: Mempererat Silaturahmi Tidak hanya pada lebaran

Rabu, 09 Agustus 2017

Vidi Vini Vici, Iki Sing Anyar Rek

vidi vini vici Surabaya


Vidi Vini Vici Surabaya, Iki Sing Anyar Rek- Ceritanya, Minggu, 6 Agustus 2017 lalu saya dan beberapa teman blogger Surabaya dapat kesempatan untuk datang ke acara Pre Launch Vidi Vini Vici milik Vidi Aldiano di Grand City Mall Surabaya.


Acaranya meriah karena selain dihadiri kami tamu undangan juga banyak pengunjung setia Grand City yang ikut serta menjubeli area acara. Selain ingin ketemu Vidi secara langsung, mereka penasaran seperti apa acara yang penuh dengan nuasa baby pink  dan baby blue ini. Kabarnya, hari ini semua pengunjung dan tamu bisa mencicipi untuk kali pertama kue yang baru akan diluncurkan tanggal 17 Agustus ini.

Buat yang penasaran seperti apa keseruannya. Bisa baca tulisan ini sampai akhir yak.

Kuliner lainnya: From Tokyo Bowl to Tokyo Tower
Rabu, 02 Agustus 2017

Memutus Mata Rantai Bullying, Dimulai Dari Keluarga Sendiri

Bully


Aku Pernah Jadi Korban Bullying


Bicara soal bullying, ingatanku mundur ke masa-masa duduk di Sekolah Dasar. Aku masih ingat dengan jelas bagaimana beberapa teman-teman sekelas memanggilku robot. Iyes, robot. Setelah mereka tahu ada pacu jantung yang ditanam dalam jantungku.

Yes i know, mereka mungkin nggak ngerti apa pacu jantung itu. Apalagi ortuku saat itu hanya menjelaskan bahwa dalam tubuhku ada baterai. Itulah kenapa sebabnya mereka berpikir aku salah seorang robot.

Ejekan itu berlangsung lama kayaknya sampai aku kelas 6. Waktu itu aku mah cuek aja, masih bertingkah seperti anak-anak yang biasa saja. Kadang kalau mereka sudah kelewatan akunya pasti marah.

Selasa, 18 Juli 2017

Pentingnya Menjalin Silaturahmi Tidak Hanya di Hari Lebaran

lebaran
Dokumen Pribadi


Holla,

Salah satu keuntungan ikut sebuah komunitas blogger itu adalah  ketika kamu kehabisan ide buat ngeblog, mereka akan membantumu untuk mendapatkan ide dengan senang hati.  Ide kali ini datang dari Ike Yuliastuti yaitu Cerita Tentang Lebaran.

Oke. Postingan ini tidak akan berisi 100% cerita tentang lebaran tapi lebih pada nilai yang ada dalam lebaran.

Enjoy

Di antara tiga bersaudara, akulah yang mempunyai banyak kemiripan terutama dalam hubungan sosial. Aku suka menjalin pertemanan dengan orang-orang baru, hadir dalam acara-acara yang melibatkan banyak orang dan doyan ngobrol.

Aku akui, salah satu kelebihan dari Papi adalah mudah bergaul dan banyak teman. Selain itu, Papi bukanlah orang yang mudah memutuskan hubungan walaupun pernah tersakiti.

Rabu, 07 Juni 2017

5 Hal yang Dirindukan Dari Bulan Ramadhan



Holla,

Gimana kalian semua punya kabar? Masih tetap sehat dan semangat buat menjalankan ibadah puasa, kan? Harus dong, Ya.

Nggak kerasa perjalanan ibadah Ramadhan ini sudah berjalan hampir setengah bulan. Kayaknya baru aja Ramadhan datang dan sekarang sudah bersiap-siap mau meninggalkan kita. Emang sih senang banget bakal merayakan Hari Kemenangan alias Idul Fitri. Tapi tetap saja saya merasa ada yang hilang.

Sebagai seorang umat muslim tentu saya merindukan bulan Ramadhan. Selain, karena ini kesempatan saya untuk lebih banyak mendekatkan diri dengan Allah SWT, Ramadhan menjadi bulan paling istimewa di antara sebelas bulan lainnya.

Memang apa sih istimewanya Ramadhan?

Di Bulan Suci yang penuh Rahmat ini, segala ibadah yang kita lakukan dijanjikan pahala yang berlipat-lipat oleh Allah dan istimewanya lagi ibadah puasa yang kita jalani akan langsung dinilai oleh Allah sendiri tanpa perantara.  Saking istimewanya. Semua orang berlomba-lomba untuk lebih dekat sama Allah dan juga menabung pahala untuk bekal di akhirat kelak.

Siapa coba yang nggak rindu sama Ramadhan?

Minggu, 04 Juni 2017

8 Hal ini Wajib Kamu Persiapkan Saat Berangkat Umroh


"Mbak, Umroh bawa apa aja ya?"


Berawal dari sebuah pertanyaan seorang teman yang tengah bingung mempersiapkan barang bawaan untuk umroh. Dari hasil obrolan kami, saya kemudian berpikir kenapa nggak saya posting di blog saja. Siapa tahu banyak mmembantu yang lainnya.

Berhubung umroh itu perjalanan yang istimewa karena akan berkunjung ke rumah Allah. Ya harus banget untuk dipersiapkan dengan baik supaya ibadah dan perjalanannya lancar.

Masalah terbesar saat mau bepergian adalah packing.  Ada aja yang harus ditata dan dibongkar berulang-ulang. Sampai capek harus buka-tutup lemari. Yah, namanya aja wanita suka galau. Pergi 9 hari udah kayak mau kabur sebulan. Apalagi dikasih koper yang segede gaban. Kalau bisa semua isi lemari mau dimasukin.

Kamis, 27 April 2017

Menulis Naskah Drama Untuk Ujian Praktik Sekolah



Bicara tentang kreativitas. Aku pernah dalam tahapan menganggap diriku tidak berbakat dalam bidang apapun. Keahlian menggambarku sama buruknya dengan tulisan tangan. Urusan jahit-menjahit aku memilih untuk terampil memasang benang apalagi menghasilkan suatu kerajinan. Intinya aku nggak bakat dalam bidang seni yang membutuhkan keahlian tangan.

Satu hal yang kusukai. Menulis.

Aku tidak tahu pasti kapan kegemaranku menulis itu dimulai. Yang pasti aku lebih suka membaca buku ketimbang menulis.

Aku cuman ingat bahwa aku punya sebuah buku diary bergembok. Berisi kisah cinta ala anak Sekolah Dasar selebihnya buku catatan biasa, isinya biodata teman-teman sekolah.

Menulis diary bisa jadi pemicu awal dari kesukaanku dalam menulis. Aku jadi terbiasa menggoreskan pena untuk menuliskan kegiatan sehari-sehari.
Rabu, 26 April 2017

Kisah Gaji Pertamaku



Kupikir saat lulus kuliah akan dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kayaknya bukan cuman aku saja yang merasa seperti ini. Semua orang yang melanjutkan pendidikan hingga Perguruan Tinggi mempunya harapan yang sama yaitu pekerjaan dengan gaji yang mentereng.

Sayangnya, hidup tak seindah drama korea. Saat kamu sudah lulus kuliah tidak ada jaminan akan segera mendapat pekerjaan. Sekali lagi itu tergantung keberuntunganmu. Ada yang cepat mendapatkan pekerjaan dan sebagian lagi harus mencoba berulang-ulang sampai akhirnya memegang status pengangguran.

Aku salah satunya.
Rabu, 19 April 2017

Perjalanan Hidup




Sebuah pesan singkat melalui sebuah aplikasi media sosial datang kepadaku sore itu. Sebuah teman yang kukenal dari media sosial dan sudah lama dia tidak menghubungiku. Dia bisa dibilang salah satu penggemar blog. Terkadang dia bahkan memesan sebuah tulisan dengan tema tertentu.

"Mbak, bisa bikinkan tulisan tentang motivasi,"  ujarnya dalam pesan singkat hari itu.

Aku terkekeh. Bocah ini ngilangnya lama. Giliran datang, eh tiba-tiba udah pesan tulisan yang rada berat begini. Aku tak langsung mengiyakan pesanannya saat itu. Hanya menulis Insha Allah.

Dua hari berikutnya, dia kembali mengirimiku sebuah pesan. Menanyakan kapan aku akan menulis permintaannya. Untung aja dia berada nun jauh di sana. Kalau dekat mungkin udah aku jitak. Dia pikir menulis itu mudah kali ya. Kebetulan juga saat itu saya tengah liburan ke luar kota dan sedang tidak ingin menulis apapun.

"Tulisan motivasi macam apa sih yang kamu minta?" respon yang kuberikan saat itu


"Pokoknya motivasi menjalani hidup biar nggak buntu, Mbak."


Hmmm, baiklah. Hari ini aku mau menyanggupi tulisan yang dia minta. Hei, Kamu. Baca ya sampai selesai.
Minggu, 02 April 2017

Gurihnya Soto Ayam Keppo Pamekasan

soto ayam keppo pamekasan



Salah satu alasan kenapa saya suka mudik ke kampung halaman adalah sajian kulinernya. Bertemu dengan sanak famili sambil berwisata kuliner itu sudah jadi agenda khusus. Macam peribahasa 'Satu dayung, dua-tiga pulau terlampaui,"

Di Madura sendiri terutama Kabupaten Pamekasan ada banyak ragam sajian kuliner yang selalu bikin kangen. Rasanya nggak beneran pulang kampung kalau belum mencicipi salah satu kulinernya.

Makanan Favorit saya tiap kali pulang ke Pamekasan adalah rujak cingur. Nggak pernah ada bosan kalau berhubungan dengan makanan yang khas dengan petisnya. Yang membuat Rujak Madura berbeda dengan kuliner rujak yang lain adalah petis yang digunakan terbuat dari ikan laut.


Sayangnya, kali ini saya nggak membahas soal rujak melainkan Soto Madura.

Senin, 13 Maret 2017

(WeekendStory) Staycation di Hotel Odaita Pamekasan Madura

hotel odaita pamekasan madura



Holla,

Back again with me.

Beberapa bulan sekali, Mami selalu mengajak pulang ke kampung halaman yaitu Pamekasan-Madura untuk sekadar bersilaturahmi atau kadang cuman buat pijat. Yes, pasti kalian bakal komentar, "pijetnya kok jauh banget?" Nanti deh kapan-kapan saya ceritain kenapa lebih suka cari tukang pijat orang Madura.

Setelah Nenek meninggal, setiap kali pulang ke kampung halaman, kami memilih untuk menginap di hotel. Beberapa sanak famili sering menawarkan kami untuk menginap di rumahnya, tapi ortu selalu menolak. Alasannya tidak mau merepotkan walaupun tiap cari makan biasanya sih main ke rumah saudara *nggak mau rugi.
Kamis, 09 Maret 2017

Saat Teman Sepermainan Menikah, dan Saya Masih Sendiri



Holla,

Apa kabar kalian semua? Pasti pada baik, kan?

Hari ini saya kembali lagi dengan postingan kolaborasi bareng Wulan Kenanga. Postingan ini merupakan yang kedua kalinya. Dan, semoga si Wulan nggak kapok buat kolaborasi lagi sama saya.

Postingan Kolaborasi sebelumnya: apa kata ortu soal freelancer

Dan, kali ini Wulan ngajakin nulis dengan teman yang cukup sensitif. Iyes, buat saya terutama dan wanita-wanita di luar sana yang masih menunggu sang belahan hati. Maunya sih nggak nulis beginian tapi apa daya saya dipaksa. Baiklah, kalian bisa baca curahan hati saya.


Senin, 06 Maret 2017

(Weekendstory) Have Fun In Play Ground




Holla,

Akhirnya saya bisa menulis juga di blog ini. Setelah sekian lama saya biarkan rumah baru ini kosong tanpa isi. Bukan tanpa alasan, karena saya sedang sibuk dan juga baru selesai pindahan dari rumah yang lama.

Mungkin kalian bertanya-tanya. Kenapa pada akhirnya saya memindahkan rumah ini ke blogspot padahal sebelumnya saya sudah bersusah payah memperindahnya, dan sudah ada beberapa tulisan di sana. Ada beberapa alasan sih yang pada akhirnya membuat saya memutuskan pindah ke sini.